Bismillah...Allahumma solli 'ala muhammad wa'ala aali...

Facebook
RSS

0000005: Ilmu TAUHID( Soal-Jawab )

-
tf faqir













01. Apakah KUNCI ILMU?
      Pertanyaan / Persoalan.


02. Apakah tanda orang berilmu?
      Berjaya menjawab pertanyaannya.


 03. Apakah musuh utama manusia / orang islam?
      JAHIL. Rasulullah diutuskan kepada orang-orang arab jahiliah.

      Nabi Allah Musa a.s pun memohon minta jauh dari jahil,
      seperti mana di dalam surah AlBaqarah 2, ayat 67:

A067


Terjemahannya:
Dan (ingatlah), ketika Nabi Musa berkata kepada kaumnya: " Sesungguhnya Allah menyuruh supaya kamu menyembelih seekor lembu betina ". Mereka berkata: " Adakah engkau hendak menjadikan kami ini permainan? " Nabi Musa menjawab: " Aku berlindung kepada Allah daripada menjadi salah seorang dari golongan yang jahil (yang melakukan sesuatu yang tidak patut). '' 
 
And remember Moses said to his people: " (Allah) commands that ye sacrifice a heifer. " They said: " Makest thou a laughing-stock of us? " He said: " (Allah) save me from being an ignorant (fool)! " 




      Di dalam surah Yusuf 12, ayat 33 di bawah ini:

A033
      


Terjemahannya:
Yusuf (merayu kehadrat Allah Taala dengan) berkata: " Wahai Tuhanku! Aku lebih suka kepada penjara dari apa yang perempuan-perempuan itu ajak aku kepadanya. Dan jika Engkau tidak menjauhkan daripadaku tipu daya mereka, mungkin aku akan cenderung kepada mereka, dan aku menjadi daripada menjadi salah seorang dari golongan yang jahil (yang melakukan sesuatu yang tidak patut). ''  

He said: " O my Lord! the prison is more to my liking than that to which they invite me: Unless Thou turn away their snare from me, I should (in my youthful folly) feel inclined towards them and join the ranks of the ignorant. " 



Hadis Abdullah bin Amru bin Al-As r.a katanya:
Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda:
Allah s.w.t tidak mengambil ilmu Islam itu dengan cara mencabutnya dari manusia.
Sebaliknya Allah s.w.t mengambilnya dengan mengambil para ulama sehingga tidak
tertinggal walaupun seorang. Manusia melantik orang jahil menjadi pemimpin,
menyebabkan apabila mereka ditanya mereka memberi fatwa tanpa berdasarkan
kepada ilmu pengetahuan. Akhirnya mereka sesat dan menyesatkan orang lain pula.
 




04. Sama erti perkataan JAHIL?
      Bodoh, Paloi, Bangang.


05. Orang Bodoh bolehkah kena tipu?
      Boleh.


06. Siapakah yang menipu orang bodoh?
     Sesiapa pun boleh menipu orang jahil(bodoh), hatta budak-budak pun
     boleh menipu orang-orang bodoh, walaupun umur orang-orang bodoh sudah tua.


07. Apakah Islam?
      Islam ialah agama wahyu yang diturunkan kepada nabi- nabi dan rasul rasul dan
      yang terakhir ialah nabi Muhammad S.A.W


08. Untuk keluar dari jahil perlu ada apa?
      ILMU.

     Dalil Alqur-an di bawah membuktikan seseorang yang berilmu akan
     mempunyai kedudukkan atau darjat di sisi Allah SWT dan manusia juga:

A011
    
Terjemahan dari surah AlMujaadillah 58, ayat 11:
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diminta kepada kamu memberi lapang dari tempat duduk kamu (untuk orang lain) maka lapangkanlah seboleh-bolehnya supaya Allah melapangkan (segala halnya) untuk kamu. Dan apabila diminta kamu bangun maka bangunlah, supaya Allah meninggikan darjat orang-orang yang beriman di antara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agama (dari kalangan kamu) beberapa darjat. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang kamu lakukan.

O ye who believe! When ye are told to make room in the assemblies, (spread out and) make room: (ample) room will Allah provide for you. And when ye are told to rise up, rise up Allah will rise up, to (suitable) ranks (and degrees), those of you who believe and who have been granted (mystic) Knowledge. And Allah is well- acquainted with all ye do.
   

09. Ilmu apa MESTI ada untuk melengkapkan ISLAM kita?
     a. TAUHID.
     b. FEQAH.
     c. TASAUF.
     d. ILMU HAQ.


10. Apakah ilmu TAUHID?
      Ilmu untuk mengESAkan Allah swt.


11. Bilakah bermulanya ilmu TAUHID?
      Semenjak seseorang mengucapkan, '' Ashadu al la ilaha illahlah. ''


12. Apa terjemahan melayunya?
      Aku bersaksi tiada tuhan yang disembah melainkan Allah.


13. '' Aku bersaksi'', siapa yang bersaksi tersebut?
      Saya.


14. Siapa pula yang menyaksikan?
      Allah SWT.


15. Apakah maksud aku naik saksi '' TIADA TUHAN YANG DISEMBAH 
      MELAINKAN ALLAH ''?
     '' Hanya Allah sahaja disembah. ''
     '' Hanya Allah sahaja Tuhan aku. ''


16. Apa kita sedang buat, bila kita ucapkan '' TIADA TUHAN YANG DISEMBAH
     MELAINKAN ALLAH ''?
     Kita sedang mengESAkan Allah.
     Perbuatan kita, sama ada kita berjalan, tidur, bekerja adalah kita sedang
     meng-ESA-kan Allah.


17. Bagaimana Allah Esa?
     a. Esa Allah pada ZAT yang GHAIB.
     b. Esa Allah pada SIFAT takbur.
     c. Esa Allah pada PERBUATAN.
     d. Esa Allah pada NAMA.
     e. Esa Allah pada WAJAH.


18. Manakah dalil naqli, Esa Allah pada PERBUATAN?

     a). Alqur-an surah Al-Baqarah 2, ayat 258:

A258

Terjemahannya:
Tidakkah engkau (pelik) memikirkan (wahai Muhammad) tentang orang yang berhujah membantah Nabi Ibrahim (dengan sombongnya) mengenai Tuhannya, kerana Allah memberikan orang itu kuasa pemerintahan? Ketika Nabi Ibrahim berkata: " Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan Yang mematikan ". Ia menjawab: " Aku juga boleh menghidupkan dan mematikan ". Nabi Ibrahim berkata lagi: " Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, oleh itu terbitkanlah dia dari barat? " Maka tercenganglah orang yang kafir itu (lalu diam membisu). Dan (ingatlah), Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.

Hast thou not Turned thy vision to one who disputed with Abraham About his Lord, because Allah had granted him power? Abraham said: "My Lord is He Who Giveth life and death." He said: "I give life and death". Said Abraham: "But it is Allah that causeth the sun to rise from the east: Do thou then cause him to rise from the West." Thus was he confounded who (in arrogance) rejected faith. Nor doth Allah Give guidance to a people unjust.

b). Alqur-an surah Al-Baqarah 2, ayat 259:

A259
     

Terjemahannya:
Atau (tidakkah engkau pelik memikirkan wahai Muhammad) tentang orang yang melalui sebuah negeri yang telah runtuh segala bangunannya, orang itu berkata: " Bagaimana Allah akan menghidupkan (membina semula) negeri ini sesudah matinya (rosak binasanya)? " Lalu ia dimatikan oleh Allah (dan dibiarkan tidak berubah) selama seratus tahun, kemudian Allah hidupkan dia semula lalu bertanya kepadanya: "Berapa lama engkau tinggal (di sini)?" Ia menjawab: " Aku telah tinggal (di sini) sehari atau setengah hari ". Allah berfirman: " (Tidak benar), bahkan engkau telah tinggal (berkeadaan demikian) selama seratus tahun. Oleh itu, perhatikanlah kepada makanan dan minumanmu, masih tidak berubah keadaannya, dan perhatikanlah pula kepada keldaimu (hanya tinggal tulang-tulangnya bersepah), dan Kami (lakukan ini ialah untuk) menjadikan engkau sebagai tanda (kekuasaan Kami) bagi umat manusia; dan lihatlah kepada tulang-tulang (keldai) itu, bagaimana Kami menyusunnya kembali kemudian Kami menyalutnya dengan daging ". Maka apabila telah jelas kepadanya (apa yang berlaku itu), berkatalah dia: Sekarang aku mengetahuinya (dengan yakin), sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu". (Al-Baqarah 2:259

Or (take) the similitude of one who passed by a hamlet, all in ruins to its roofs. He said: "Oh! how shall Allah bring it (ever) to life, after (this) its death?" but Allah caused him to die for a hundred years, then raised him up (again). He said: "How long didst thou tarry (thus)?" He said: (Perhaps) a day or part of a day." He said: "Nay, thou hast tarried thus a hundred years; but look at thy food and thy drink; they show no signs of age; and look at thy donkey: And that We may make of thee a sign unto the people, Look further at the bones, how We bring them together and clothe them with flesh." When this was shown clearly to him, he said: "I know that Allah hath power over all things."

c). Alqur-an surah Al-Baqarah 2, ayat 260:

A260
    

Terjemahannya:
Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim (merayu dengan) berkata: " Wahai Tuhanku! Perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan makhluk-makhluk yang mati? " Allah berfirman: " Adakah engkau belum percaya (kepada kekuasaanku)? " Nabi Ibrahim menjawab: " Bahkan (aku percaya dan yakin), akan tetapi (aku memohon yang demikian ialah) supaya tenteram hatiku (yang amat ingin menyaksikannya) ". Allah berfirman: " (Jika demikian), ambilah empat ekor burung, kemudian kumpulkanlah olehmu (dan cincanglah semuanya). Setelah itu letakkanlah di atas tiap-tiap sebuah bukit sebahagian daripadanya. Kemudian serulah burung-burung itu nescaya semuanya akan datang kepadamu dengan segera ". Dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.

Behold! Abraham said: "My Lord! Show me how Thou givest life to the dead." He said: "Dost thou not then believe?" He said: "Yea! but to satisfy My own undertaking." He said: "Take four birds; Tame them to turn to thee; put a portion of them on every hill and call to them: They will come to thee (Flying) with speed. Then know that Allah is Exalted in Power, Wise."


19. Berapa kategorikah perbuatan?
      a. Perbuatan Allah SWT.
      b. Perbuatan Kita / Manusia.
      c. Perbuatan Iblis / Syaitan( yang tidak elok, mengajak ke jalan mungkar dan maksiat).


20. Apakah sifat Allah SWT, di mana bila kita guna masuk neraka?
      Sifat Takbur.


21. Yang guna / pakai sifat takbur?
      a. Iblis.
      b. Fir-aun.
      c. Namrud.
      d. Kaum 'Ad.
      e. Kaum Sallah.
      f. Kaum Tsamud.


22. Bagaimana Esa Allah pada ZAT yang GHAIB?
      Kalau ada apa saja jelmaan mengaku tuhan dan sebagainya itu bukan tuhan
      kerana Zat Allah adalah GHAIB, lebih-lebih lagi masa hendak mati, syaitan akan
      datang mengaku sebagai tuhan.

     Perkataan GHAIB adalah sebagai '' kata kunci '' untuk membezaakan
     Zat Allah dengan ciptaannya.


23. Sama atau Tidak,Tukang rumah dengan Hasil pertukangannya?
      Tidak Sama.


24. Sama atau tidak Allah dengan ciptaannya?
      Tentu tidak sama.


25. Apa yang tidak sama?
      ZAT ALLAH.


26. Apakah yang TIDAK SAMA itu?
      Zat Allah dan Zat Mahkluk.


27. Apakah Zat Allah?
      Diri Sebenar Allah( Diri Allah Sendiri)


28. Diri ciptaan Allah, dipanggil apa?
     Jisim.


29. Syaitan itu ghaib atau tidak?
     Tidak ghaib sama sekali. Barangsiapa mengatakan syaitan itu ghaib,
     maka syiriklah ia.

      Alasan pertama iblis / syaitan tidak ghaib:
      Dalil Alqur-an dalam surah yaa-siin 36, ayat 60,
      bahawa syaitan adalah musuh yang nyata(tidak ghaib):

A060
    
       
       Terjemahannya:
       " Bukankah Aku telah perintahkan kamu wahai anak-anak Adam, supaya kamu
         jangan menyembah Syaitan? Sesungguhnya ia musuh yang nyata terhadap kamu! ''

       " Did I not enjoin on you, O ye Children of Adam, that ye should not worship
         Satan; for that he was to you an enemy avowed? ''


30. Berkaitan mafhum surah yaa-siin, ayat 60 diatas, 
     persoalannya kenapa kita tidak nampak iblis / syaitan?
     a. Terlalu dekat / hampir.
     b. Terlalu jauh.
     c. Tersorok / Bersembunyi.
     d. Buta.


31. Pernahkah Rasulullah berjumpa dan melihat syaitan?
      Ya, pernah.


32. Pernahkah Rasulullah berjumpa Allah?
      Ya, pernah.
 

33. Bilakah Rasulullah berjumpa Allah?
      Sewaktu Israk Mikraj.


34. Pernahkah Rasulullah melihat Allah(dengan mata kepala)?
      Tidak.  


35. Dari dua peristiwa ini, Rasulullah tidak melihat(dengan mata kepala)?
      Allah SWT.


36. Apa yang TIDAK dilihat oleh Rasulullah?
      Zat Allah SWT.


37. Yang GHAIB hanyalah?
     Zat Allah SWT sahaja.

Alasan Ke-2 iblis / syaitan tidak ghaib:
Rasullah pernah melihat dan bercakap dengan syaitan. Di malam israq mikraj pernah melihat syurga, neraka, bidadari, alam barzah dan semuanya kecuali Zat Allah. Rasullah adalah keturunan manusia, keturunan Nabi Adam – kita juga manusia keturunan Nabi Adam. Jika salah seorang daripada keturunan manusia sudah melihat maka ia sudah tidak ghaib lagi.

Maka Barangsiapa mengatakan syaitan itu ghaib, sesungguhnya dia telah menyamakan(mensyirikkan) Allah SWT dengan syaitan. Nau'zubillahhi min zalik.

Hadith 1:
Dari Aisyah r.a katanya: '' Sesiapa yang menceritakan kepada engkau bahawa Muhammad melihat Tuhannya, sesungguhnya orang itu dusta, kerana Allah mengatakan: '' Pemandangan tidak sampai kepada-Nya ''. Dan sesiapa yang menceritakan kepada engkau bahawa Muhammad mengetahui hal yang ghaib, sesungguhnya orang itu dusta kerana Tuhan mengatakan: '' Tiada mengetahui hal yang ghaib melainkan Allah. '' (riwayat oleh Muslim).

Hadith 2:
Dari Abu Dzar r.a katanya: '' Aku bertanya kepada Rasulullah s.a.w: '' Adakah engkau melihat Allah? '', Jawab baginda: '' Dia Maha Cahaya, bagaimana aku dapat melihatnya? '' (riwayat oleh Muslim).

Hadith 3:
Dari Abdullah bin Syaqiq, katanya: '' Kataku kepada Abu Zar: '' Sekiranya saya berjumpa dengan Rasulullah s.a.w. nescaya kutanyakan kepada beliau suatu soalan. Kata Abu Zar: '' Tentang apa? '' Jawab Abdullah: '' Apakah tuan melihat Allah? ''
Kata Abu Zar: '' Itu pernah ku tanyakan kepada beliau, dan dijawabnya: '' Saya hanya melihat sinar (nur). '' (riwayat oleh Muslim).


Alasan Ke-3 iblis / syaitan tidak ghaib:
Semasa Nabi Idris a.s menjahit, terdengar suara iblis bertanya kepada Nabi Idris a.s,
bolehkah Allah masukkan dunia ke dalam lubang jarum?
Lalu Nabi Idris a.s menyuruh iblis hampirinya, lantas menyucuk mata iblis mengunakan jarum
menyebabkan mata iblis buta.

Dari peristiwa di atas, pengajarannya adalah iblis / syaitan tidak ghaib.
Jika matanya boleh buta, angota yang lain juga boleh dicederakan malah boleh dibunuh juga. Nabi Idris a.s adalah bani adam, kita juga adalah bani adam.

Alasan Ke-4 iblis / syaitan tidak ghaib:
Hadith:
Dari Abu Said al-Khudri r.a katanya, Rasulullah s.a.w bersabda: '' Sesungguhnya di Madinah terdapat sekelompok jin yang telah Islam. Maka sesiapa yang telah melihat jin-jin ini, beri izinlah dia tinggal selama tiga hari. Jika sesudah tiga hari telah diperingatkan supaya pergi, tetapi dia masih kelihatan, bunuhlah. Kerana itu adalah syaitan. '' -riwayat Muslim.
(Sumber: Jabatan Kemajuan Islam Malaysia)


Dalil Alqur-an Allah SWT adalah GHAIB tidak dapat dilhat dengan mata kepala.
Kisah Nabi Musa berhajat untuk melihat Allah SWT semasa bermunajat di gunung Tursina,
sepertimana dirakamkan di dalam surah Al A’Araaf 7: ayat 143, dibawah ini:

A143

Terjemahannya:
Dan ketika Nabi Musa datang pada waktu yang Kami telah tentukan itu, dan Tuhannya berkata-kata dengannya, maka Nabi Musa (merayu dengan) berkata: " Wahai Tuhanku! Perlihatkanlah kepadaku (ZatMu Yang Maha Suci) supaya aku dapat melihatMu ". Allah berfirman: " Engkau tidak sekali-kali akan sanggup melihatKu, tetapi pandanglah ke gunung itu, maka kalau ia tetap berada di tempatnya, nescaya engkau akan dapat melihatKu", Setelah Tuhannya " Tajalla " (menzahirkan kebesaranNya) kepada gunung itu, (maka) " TajalliNya " menjadikan gunung itu hancur lebur dan Nabi Musa pun jatuh pengsan. Setelah ia sedar semula, berkatalah ia: " Maha Suci Engkau (wahai Tuhanku), aku bertaubat kepadaMu, dan akulah orang yang awal pertama beriman (pada zamanku).

When Moses came to the place appointed by Us, and his Lord addressed him, He said: " O my Lord! show (Thyself) to me, that I may look upon thee." Allah said: " By no means canst thou see Me (direct); But look upon the mount; if it abide in its place, then shalt thou see Me. " When his Lord manifested His glory on the Mount, He made it as dust. And Moses fell down in a swoon. When he recovered his senses he said: " Glory be to Thee! to Thee I turn in repentance, and I am the first to believe. "


38. Awal bulan ramadan wakil(mufti) melihat anak bulan, 
     adakah orang lain yang tidak melihat wajib berpuasa?
     Ya, Wajib berpuasa juga walaupun orang lain tidak melihat anak bulan.


39. Bagaimana ESA Allah pada SIFAT?
     Sila rujuk sifat 20 dan Asmaa' Al-Husna:
     a. Wujud:
         Wujud Allah dan wujud manusia.
     b. Qidam:
         Sedia Allah dan sedia manusia.
     c. Baqa':
         Kekal Allah dan kekal manusia.


40. Boleh tak manusia bernama Allah?
      Tidak boleh.

     Nota:
     Bersumpah hanya dengan nama Allah SWT sahaja.
     Adapun Allah boleh besumpah dengan selain namanya, seperti Demi masa....
     Demi buah Tiin dan Zaitun.......


41. Apakah dalil naqli Esa Allah pada Wajah:
     Sila rujuk Alqur-an, surah Al-An'aam 6, ayat 79:


A079
    

Terjemahannya:
" Sesungguhnya aku hadapkan muka dan diriku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi, sedang aku tetap di atas dasar tauhid dan bukanlah aku dari orang-orang yang menyekutukan Allah (dengan sesuatu yang lain) ".

" For me, I have set my face, firmly and truly, towards Him Who created the heavens and the earth, and never shall I give partners to Allah."


Sila rujuk Alqur-an, surah Al-An'aam 6, ayat 162:

A162
     

Terjemahannya:
Katakanlah: " Sesungguhnya sembahyangku dan ibadatku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam.

Say: " Truly, my prayer and my service of sacrifice, my life and my death, are (all) for Allah, the Cherisher of the Worlds:

Sila rujuk Alqur-an, surah Al-An'aam 6, ayat 163:

A163
       

Terjemahannya: 
'' Tiada sekutu bagiNya, dan dengan yang demikian sahaja aku diperintahkan, dan aku (di antara seluruh umatku) adalah orang Islam yang awal pertama (yang berserah diri kepada Allah dan mematuhi perintahNya). ''

No partner hath He: this am I commanded, and I am the first of those who bow to His will.



42. Apakah bukti amalan kita ESAkan Allah pada NAMA?
     Ucapan BISSMILLAH....


43. Apakah Asas Iman?
     a. Ikrar dengan Lidah.
     b. Tasdiq dengan Hati.
     c. Melakukannya dengan anggota zahir.


44. Berapakah Rukun Iman?
      Adalah 6 perkara.


45. Apakah rukun iman yang pertama?
      Percaya kepada Allah SWT.


46. Bagaimana caranya percaya kepada  Allah SWT?
     Allah SWT adalah ESA pada Zat yang GHAIB.
     ESA pada SIFAT.
     ESA pada PERBUATAN.
     ESA pada NAMA.
     ESA pada WAJAH.


47. Apakah rukun iman yang ke-2?
      Percaya kepada Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul.


48. Bagaimana caranya percaya kepada Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul?
      Mereka semua adalah bersifat manusia, makan-minum, berkeluarga,
      beranak-pinak tetapi walaupun bersifat manusia tidak ada cacat cela
      mereka yang boleh mengaibkannya sebagai nabi atau pun rasul.
      Antara para nabi dan rasul yang wajib orang Islam ketahui ialah
      25 nabi dan rasul:

01. Nabi Adam a.s. (Manusia pertama diciptakan oleh Allah SWT)
02. Nabi Idris a.s.
03. Nabi Nuh a.s.
04. Nabi Hud a.s.
05. Nabi Salih a.s.
06. Nabi Ibrahim a.s. (bapa kepada Nabi Ismail a.s. & Nabi Ishaq a.s.)
07. Nabi Luth a.s. (anak saudara Nabi Ibrahim a.s)
08. Nabi Ismail a.s. (anak Nabi Ibrahim a.s.& saudara tiri Nabi Ishaq a.s.)
09. Nabi Ishaq a.s. (anak Nabi Ibrahim a.s.& saudara tiri Nabi Ismail a.s.)
10. Nabi Ya'akub a.s. (anak Nabi Ishaq a.s.)
11. Nabi Yusuf a.s. (anak Nabi Ya'akub a.s.)
12. Nabi Ayub a.s.
13. Nabi Syu'aib a.s. (bapa mertua Nabi Musa a.s.)
14. Nabi Musa a.s. (saudara Nabi Harun a.s.)
15. Nabi Harun a.s. (saudara Nabi Musa a.s.)
16. Nabi Zulkifli a.s.
17. Nabi Daud a.s. (bapa Nabi Sulaiman a.s.)
18. Nabi Sulaiman a.s. (anak Nabi Daud a.s.)
19. Nabi Ilyas a.s.
20. Nabi Ilyasa’ a.s.
21. Nabi Yunus a.s.
22. Nabi Zakaria a.s.
23. Nabi Yahya a.s. (anak Nabi Zakaria a.s. & dua pupu kepada Nabi Isa a.s)
24. Nabi Isa a.s.
25. Nabi Muhammad s.a.w.
(Penghulu segala Nabi & Rasul, juga sebagai Nabi & Rasulullah terakhir
diutuskan Allah SWT ke muka bumi ini.)


49. Apakah takrif NABI?
     Adalah seorang lelaki yang baligh, yang diturunkan wahyu keatasnya tetapi tidak
     wajib menyampaikannya.

50. Apakah takrif RASUL?
      Adalah seorang lelaki yang baligh, yang diturunkan wahyu keatasnya dan
      wajib menyampaikannya.

* Sebahagian daripada nabi dan rasul ini diberikan kitab atau suhuf.



51. Apakah takrif Ulul Azmi?
     Ulul Azmi adalah gelaran yang diberikan kepada para rasul yang memiliki
     kedudukan tinggi / istimewa kerana ketabahan dan kesabaran yang luar biasa,
     dalam menyebarkan agama Islam (Tauhid al-Islami).


52. Di antara 25 rasul, berapa orangkah yang mendapatkan gelaran Ulul Azmi?
     5 orang rasul sahaja.


53. Rasul manakah yang telah mendapat gelaran Ulul Azmi?
     1. Nabi Nuh a.s.
     2. Nabi Ibrahim a.s
     3. Nabi Musa a.s
     4. Nabi Isa a.s
     5. Nabi Muhammad s.a.w


54. Apakah rukun iman yang ke-3?
     Percaya kepada Malaikat-Malaikat.


55. Berapa ramaikah malaikat yang wajib diketahui?
     10 malaikat, kata setengah pendapat, 12 malaikat (Harut dan Marut)
     dan namanya ada 13( Hafazah) - Alqur-an.
      Antara nama-nama malaikat adalah seperti berikut:
Nama Arab Tugas
Jibrail جبرائيل/جبريل Menyampaikan wahyu Allah.
Mikail ميكائيل Menyampaikan/membawa rezeki yang ditentukan Allah.
Israfil إسرافيل Meniup sangkakala apabila diperintahkan Allah di hari akhirat.
Izrail عزرائيل Mencabut nyawa.
Munkar منكر Menyoal mayat di dalam kubur.
Nakir نكير Menyoal mayat di dalam kubur.
Ridhwan رضوان Menjaga pintu syurga dan menyambut ahli syurga.
Malik مالك Menjaga pintu neraka dan menyambut ahli neraka.
Raqib رقيب Mencatat segala amalan baik manusia.
Atid عتيد Mencatat segala perlakuan buruk manusia.


56. Bagaimana caranya percaya kepada Malaikat-Malaikat?
     a. Tidak berjantina, tidak bersuami atau isteri, tidak beribu atau berbapa
         dan tidak beranak-pinak.
     b. Mahkluk yang bersayap dan mampu terbang dengan laju (sesuai dengan
         cahaya yang bergerak laju).
     c. Perkataan malaikat merupakan jamak dari kata Arab malak (????)
         yang bererti kekuatan.
        (Jadi malaikat adalah kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan
         dan perintah Allah).
     d. Merupakan hamba dan ciptaan Allah yang dijadikan daripada nur yang
         bercahaya lagi mulia.
     e. Terpelihara daripada maksiat.
     f. Mereka tidak tidur dan tidak makan serta tidak minum.
     g. Mereka mampu menjelma kepada rupa yang dikehendaki dengan izin Allah.
         (Sebagai contoh malaikat datang kepada kaum Lut menyerupai
         lelaki yang kacak). - Surah Hud 11, ayat 78.
       

57. Apakah rukun iman yang ke-4?
      Percaya kepada Kitab-Kitab.


58. Bagaimana caranya percaya kepada  Kitab-Kitab?
     Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab kepada para nabi dan rasul untuk
     membimbing manusia ke jalan yang benar. Ia diakhiri dengan kitab Al-Quran.

     Kitab-kitab yang wajib diimani adalah:

     a. Taurat:
         Diturunkan dalam bahasa ibrani kepada Nabi Musa a.s.
     b. Zabur:
         Diturunkan dalam bahasa ibrani kepada Nabi Daud a.s.
     c. Injil:
         Diturunkan dalam bahasa ibrani kepada Nabi Isa a.s.
     d. Al-Quran:
         Diturunkan dalam bahasa arab kepada Nabi Muhammad s.a.w.


59. Adakah Alqur-an mahkluk atau bukan?
     Pada asalnya Alqur-an adalah kalam Allah SWT( bukan mahkluk), tidak berupa,
     tidak berhuruf dan bersuara.


60. Apakah kitab yang dipelihara oleh Allah daripada diubahsuai?
     Ya, ada iaitu kitab Alqur-an selain daripadanya(Taurat, Zabur, Injil)
      tiada jaminan dipelihara oleh Allah, sebab itu naskhah-naskhah tersebut bukan
      lagi merupakan yang tulen pada masa ini sepertimana naskhah-naskhah yang asalnya.


61. Bolehkah kitab-kitab ini tercemar dan dicemari?
      Ya, boleh tercemar dan dicemari sama ada secara fizikal atau lainnya.
      a. Sebagai contoh fizikal, boleh berlaku ketika mencetak alqur-an, tulisannya boleh
          berubah secara sengaja ataupun tidak sengaja.       
      b. Sebagai contoh lainnya, bila ianya dicetak pada hal disekitarnya ada berhala-berhala
         tokong dan sebagainya.


62. Bagaimana untuk menguruskan alqur-an yang dicemari dan tercemar?
      Sebaiknya dibakar, manakala abunya dibuang ke sungai atau lautan.


63. Apakah rukun iman yang ke-5?
      Percaya kepada Hari Qiamat.


64. Apakah Hari Qiamat?
      Perkataan Qiamat berasal dari perkataan bahasa arab bererti, bangkit, bangun, berdiri.


65. Apakah erti Hari Qiamat?
     Pengertian syarak:
     Hari akhir atau penghabisan bagi alam dunia ini. Segala mahkluk dan isi kandungan
     alam ini akan hancur dan akan rosak binasa maka satu alam baru akan diadakan.
     Bangkit semula setelah dihidupkan semula oleh Allah SWT selepas mati untuk
     menerima balasan daripada Allah SWT.


66. Bagaimana caranya percaya kepada Hari Qiamat?
     Caranya dengan meyakini tampa apa-apa syak-wasangka bahawa setiap manusia
     selepas mati akan dihidupkan semula. Mereka akan menghadapi persoalan
     pengadilan di padang mahsyar tentang pembalasan terhadap iman dan
     amalan-amalan yang mereka telah lakukan di dunia. Tiap-tiap amalan baik akan dibalas
     dengan syurga dan sebaliknya dimasukkan ke dalam neraka.


67. Berapa banyakkah nama-nama hari Qiamat?
     Nama-nama Hari Qiamat:
     a. Yaumal-Hisab ertinya Hari Perhitungan.
     b. Yaumal-Waqi'ah ertinya Hari Kejatuhan.
     c. Yaumal-Zilzilah ertinya Hari Kegempaan.
     d. Yaumal-Din ertinya Hari Perkiraan.
     e. Yaumal-Nushur ertinya Hari Kebangkitan Semula.
     f. Yaumal-Hashri ertinya Hari Perhimpunan.
     g. Yaumal-Akhirat ertinya Hari Peenghabisan.


68. Apakah rukun iman yang ke-6?
     Percaya kepada Qada dan Qadar.


69. Apa erti Qada?
     Pelaksanaan.


70. Apa erti Qadar?
     Sukatan.


71. Apa erti Takdir?
     Ketetapan / Ketentuan, yakni satu ketetapan yang tidak boleh berubah.
     Sebagai contoh; Seseorang ditakdirkan jadi lelaki maka tidak boleh berubah menjadi
     perempuan atau manusia melayu ditakdirkan makan nasi maka tidak boleh berubah
     makan batu atau pasir.


72. Qada' dan Qadar?
     Untung baik dan Untung jahat adalah dari Allah SWT.
     Qada' dan Qadar(Q & Q) adalah dalam takdir Allah( tidak berubah).

     Qada' jagung, Qadarnya jagung.
     Tanam jagung, maka tumbuhnya pokok jagung juga tak mungkin pada
     adatnya tumbuh pokok nenas.

      Samalah juga:
    
      Qada' untung baik, Qadarnya untung baik juga.
      Buat baik, maka balasannya baik juga.
      Qada' untung jahat, Qadarnya untung jahat juga.


73. Bagaimana caranya percaya kepada  Qada' dan Qadar?
     Mempercayai bahawa segala yang berlaku, selepas seseorang berusaha,
     adalah ketentuan Allah semata-mata. Ini dapat dilihat dalam satu hadis
     nabi saw yang terjemahannya seperti berikut:

     Satu hari seorang sahabat datang berjumpa Rasulullah SAW. Apabila baginda bertanya
     bagaimana kamu datang, beliau menjawab, menaiki unta.
     Nabi tanya; di mana unta kamu, beliau menjawab saya biarkan
     tanpa diikat sebab saya bertawakal kepada Allah SWT.
     Nabi berkata; ikatlah unta kamu dulu dan barulah bertawakal.

     Ikat di sini maknanya berusaha dan berbuat sesuatu supaya
     unta tidak dapat lari. Orang yang bertawakal sebenarnya sedang beribadat.
     Itulah namanya ibadat hati.
     Yakin dengan bantuan Allah selepas bersusah adalah akhlak di kalangan nabi.

     Sebagai seorang Islam wajiblah kita sedar bahawa kita adalah makluk yang lemah,
     bahawa Allah itulah yang Maha Perkasa dan Maha Berkuasa dan segala sesuatu
     adalah berlaku dengan ketetapanNya sahaja.
     Lantaran itu kita wajib beriman kepada takdir,
     bahawa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah.


74. Apa sahaja yang dicipta oleh Allah SWT dipanggil?
      Makhluk.


75. Di antara seluruh makhluk ALLah SWT, makhluk mana paling mulia?
     Manusia.


76. Apa gelaran manusia?
     Khalifah.

     Sila rujuk alqur-an, surah AlBaqarah 02, ayat 30:

A030
    

Terjemahannya:
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; " Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi ". Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): " Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu? ". Tuhan berfirman: " Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya ".

Behold, thy Lord said to the angels: " I will create a vicegerent on earth. " They said: " Wilt Thou place therein one who will make mischief therein and shed blood?- whilst we do celebrate Thy praises and glorify Thy holy (name)? " He said: " I know what ye know not. "















77. Apakah takrif Khalifah?
      Makhluk yang Paling Mulia, yang Diberi Kuasa dan Berkuasa.


 78. Apa seerti dengan perkataan Khalifah?
       Sultan, Amir, Pemimpin, Raja, Ketua.


79. Kalau kamu kata, kamu Khalifah / raja, mana pula rakyat kamu?
      Makhluk.


80. Semua makhluk mesti tunduk kepada Manusia yang bergelar Khalifah?
     Ya.


81. Semua Manusia yang bergelar Khalifah hanya boleh tunduk kepada Allah?
     Ya.


82. Kalau raja takut pada rakyatnya, dipanggil raja apa?
     Raja Syirik.


83. Di antara hantu/syaitan dengan manusia mana paling mulia?
     Sudah tentu manusia yang paling mulia.


84. Sebab apa manusia paling mulia?
     Kerana manusia digelar oleh Allah SWT sebagai KhalifahNYA,
     adapun hantu / syaitan adalah hamba / rakyat bagi Khalifah sahaja.


85. Akan tetapi kenapa ramai manusia takutkan hantu / syaitan?
     Ini bermakna ramai manusia yang syirikkan Allah SWT.


86. Makhluk ada 3 jenis:
     a. Berjisim Kasar.
     b. Berjisim Halus.
     c. Berjisim Kasar dan Halus.

    
87. Apakah contoh makhluk berjisim kasar?
     Manusia, lembu, kerbau,...


88. Apakah contoh makhluk berjisim halus?
     Jin, syaitan, iblis, hantu,...


89. Apakah contoh mahkluk berjisim kasar dan halus?
      Api ( bila dilhat nampak kasar dan bila dirasai dengan tangan rasa halus),
      Air ( bila dilhat nampak kasar dan bila dirasai dengan tangan rasa halus),
      Angin ( bila dilhat nampak kasar dan bila dirasai dengan tangan rasa halus),...


89. Apakah ta'rif Tuhan?
     Al-ilah atau Tuhan ialah yang dipuja dengan penuh kecintaan hati, tunduk kepadanya,
     merendahkan diri di hadapannya, takut dan mengharapkannya, kepadanya 
     tempat berserah ketika berada dalam kesulitan, berdo'a dan bertawakkal kepadanya
     untuk kemaslahatan diri, meminta perlindungan dari padanya dan 
     menimbulkan ketenangan di saat mengingatnya dan terpaut cinta kepadanya. 
     (Dr. Yusuf Qardawi: " Tauhid dan Fenomena Kemusyrikan '' (Haqiqat Al-Tauhid)



                                           Wallahhu 'alam bissowab.


Leave a Reply

07sept2011. Dikuasakan oleh Blogger.

Rakan Taulan: